Minggu, 10 Agustus 2014

APA IMPIAN HIDUP ANDA?





Pertanyaan yang sering membingungkan bagi kebanyakan orang adalah ketika ditanya:
"Apa impian (tujuan) hidup Anda?"
"Apa yang ingin Anda capai (raih) dalam 5/10/15 tahun ke depan?"

Kadang, pertanyaan yang lebih sederhana sekalipun seperti:
"Masa depan yang seperti apa yang Anda inginkan?"
"Kehidupan yang bagaimana yang ingin Anda jalani di masa yang akan datang?"

Mereka yang tidak menjawab pertanyaan di atas berargumen, kami hidup mengalir seperti air, atau mengikuti kemana pun angin bertiup.
Andai airnya gak ngalir alias mampet? Beruntung bila airnya mengalir ke laut atau ke danau yang indah, namun jika mengalirnya ke comberan atau kubangan kotor bagaimana?

Nyatanya, memang tidak semua di antara kita memiliki impian atau rencana masa depan yang ingin dicapainya.
Walaupun banyak yang punya impian, namun yang sering dialami oleh banyak orang adalah kehilangan fokus dalam usaha untuk mencapainya.
Banyak sekali hal-hal yang menjadi penyebab kita kehilangan arah dari tujuan semula. Halangan dari lingkungan sekitar, orang-orang yang dekat dengan kita mengatakan kita tidak akan bisa, dan yang paling umum hambatan terbesar adalah dari diri kita sendiri.


KENAPA HARUS MEMEILIKI IMPIAN?

Satu hal yang saya tahu pasti tentang pentingnya memiliki impian adalah sebagai pedoman ketika arah hidup kita sudah tidak menentu dan keteguhan hati kian goyah. Bahwa yang namanya impian merupakan motor penggerak agar tetap semangat dan terus melaju meraih kesuksesan.

If you can imagine it, you can create it.
If you can dream it, then you can become it.
(Ward, William Arthur)

Anda tidak bisa pergi ke stasiun kereta api dan saat petugas loket menanyakan Anda mau pergi kemana Anda menjawab, "Terus terang saya belum memikirkan akan pergi kemana, saya hanya akan naik kereta api dan memikirkannya di perjalanan".

Hidup tidak seperti itu, hidup ibarat sebuah kereta api. Hidup memerlukan tujuan sebelum Anda memutuskan untuk naik kereta api yang mana dan jenis kereta api apa?

Dan sekarang apa impian hidup Anda? Apa harapan bagi masa depan Anda? Dan hal yang paling penting, apakah Anda sekarang ini ada di kereta api yang benar dan dengan tujuan yang benar?

Jika tidak, cepat tarik rem darurat dan hentikan kereta apinya, Anda harus turun dan naik kereta api yang menuju ke arah impian hidup Anda, jangan tunggu sampai berhenti di stasiun berikutnya".

Terkadang dalam perjalanan hidup ini kita lupa pada tujuan semula,
perjalanan ini panjang dan memakan ingatan.
Anda perlu menuliskan tujuan dan menggambarkannya, Anda ingin mempunyai kehidupan yang layak tetapi kehidupan layak yang bagaimana?

Jadikan impian itu sangat spesifik, misalnya Anda ingin menjadi seorang manager. Manager di perusahaan apa? Kapan target Anda menjadi manager tersebut? Berapa banyak orang yang akan Anda pimpin? Berapa penghasilan yang Anda harapkan? Apa fasilitas yang Anda inginkan?

Impian, harapan dan tujuan yang dimaksud di sini tidak sama dengan keinginan. Keinginan hanya ada di kepala, semua orang ingin jadi sukses tetapi sedikit orang yang benar-benar mau menetapkan tujuan bahwa dia pasti sukses, dan kemudian meraihnya.  

Keinginan tidak bisa menggugah Anda, tetapi tujuan dan impian yang jelas akan membuat Anda bangkit dan berjuang untuk mencapai tujuan Anda, tidak peduli apapun yang menghalangi Anda.


SEBERAPA PENTINGNYA IMPIAN?

Pada tahun 1979 lulusan program MBA di Universitas Harvard, Amerika ditanya, “Apakah Anda membuat tujuan yang jelas dan tertulis untuk masa depan dan membuat rencana tindakan untuk mencapainya?”

Hasilnya hanya 3% dari semua lulusan yang punya tujuan dan rencana tertulis, 13% memiliki tujuan tapi tidak tertulis, sedangkan mayoritas 84% sama sekali tidak memiliki tujuan tertentu.
10 tahun kemudian, tahun 1989 diadakan wawancara dengan anggota kelas itu lagi. Hasilnya 13% yang punya tujuan tapi tidak ditulis mendapatkan penghasilan rata-rata 2 kali lebih banyak daripada 84% yang tidak punya tujuan sama sekali. Yang mengejutkan 3% dari lulusan yang punya tujuan tertulis bisa mendapatkan penghasilan rata-rata 10 kali lebih banyak daripada 97% lainnya.

Kesimpulan dari penelitian itu adalah memiliki tujuan hidup dan rencana tertulis untuk mencapai tujuan itu sangat penting. Tujuan hidup yang jelas membuat kita fokus dalam melangkah. Kita sudah tahu arah yang dituju. Tidak akan nyasar dan tersesat.

Rencana tertulis membantu kita menapaki anak tangga kehidupan. Selangkah demi selangkah. Waktu yang kita gunakan adalah untuk mencapai tujuan. Bukan untuk dihabiskan dengan bersantai tanpa tujuan atau melangkah tanpa arah.

Orang yang tidak punya tujuan hidup tidak akan pernah berhasil mencapai apa yang diinginkannya. Bagaimana mau mencapai tujuan jika tidak tahu apa yang diinginkan? Kutahu yang kumau. Seperti itu seharusnya. Apa yang kita mau harus jelas dan tertulis.

Pertanyaannya, sudahkah Anda memiliki impian atau tujuan hidup yang jelas?

Baca: JANGAN MAU JADI PENONTON SAJA!





Salam Sejahtera & Sukses Selalu!


Drs. Johanes Budi Walujo
HP: 0811.2332.777
WA: 081.809.271.777
BB: 28C2CEC2 / 52B90B35
Instagram: johanes_budi_walujo
Twitter: @johanesbudi_w